TT BIOMOL
Sifat Fisik dan Kandungan Genom Mitokondria dan Kloroplas serta Kaitannya dengan Hipotesis Tentang Asal Genom Organel
» Nama : Lusiyandari
» NIM : B1J006131
» Kelas : A1
» Email : lucyy_1805@yahoo.com
» Blog : http://luzze.wordpress.com
» Jenis Topik : A1-AG6
*RINGKASAN
Genom mitokondria terdapat pada sebagian besar eukariot, dan juga genom kloroplas juga terdapat pada seluruh eukariot fotosintesis. Umumnya genom mitokondria dan kloroplas berbentuk molekul DNA yang sirkuler. Kandungan genom mitokondria yaitu gen-gen dimana berfungsi untuk non-coding rRNA dan beberapa komponen protein, selain itu juga mengkode tRNA, protein ribosom, dan protein yang dihasilkan dalam proses transkripsi, translasi serta transport protein ke dalam mitokondria dari sitoplasma.
Genom mitokondria bervariasi ukurannya, dan tidak relatif pada kompleksitas organisme. Genom mitokondria pada manusia sekitar 16.569 bp, eukariot tingkat rendah seperti S. cerevisiae mempunyai genom mitokondria yang lebih luas namun kurang seragam yang didalamnya mengandung intron. Pada manusia masing-masing mitokondria mengandung 8000/sel, tetapi pada S. cereviseae jumlahnya antara 100-6500 genom/mitokondria.
Genom kloroplas pada dinoflagelata mempunyai banyak lingkaran kecil yang mengandung satu gen, sedangkan genom mitokondria dari beberapa eukariot mikrobial yaitu linear. Genom kloroplas mempunyai ukuran yang kurang bervariasi dan kebanyakan strukturnya sama terdiri dari 200 atau lebih gen dan berfungsi untuk mengkode rRNA dan tRNA, seperti protein ribosom dan protein yang dihasilkan dari fotosintesis. Mikroorganisme fotosintesis seperti Chlamydomonas mempunyai 1000 genom kloroplas/sel.
*Asal-Usul Genom Organel
Endosymbiont theory dikemukakan oleh para ilmuwan, yang didasarkan pada observasi bahwa proses selama ekspresi gen dalam organel adalah sama atau serupa dengan proses yang terjadi di dalam bakteri. Inti dari Endosymbiont theory yaitu bahwa mitokondia dan kloroplas adalah reliks dari bakteri yang hidup bebas, dibentuk dari sekumpulan simbiosis dengan prekursor dari sel eukariot yaitu salah satu langkah yang sangat awal atau permulaan dari evolusi.
Daftar Pustaka
Brown, T.A (2002) DNA in Genomes, 2nd ed.,
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.chapter.5449 diakses tanggal 25 September 2008
Situs Terkait
http://biomolfaunsoed.files.wordpress.com/2008/03/pendahuluan.ppt
Tinggalkan sebuah Komentar